Field Trip Museum Maritim

 

(22/04/2019) PT ILCS berkesempatan membawa adik-adik dari computerforchange dalam acara Field Trip Museum Maritim bersama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Field Trip Museum ini dalam rangka memperingati Hari Kartini dan diselenggarakan sebagai program Tanggung Jawab sosial bersama anak perusahaan dan cabang untuk semakin memberikan manfaat yang nyata bagi lingkungan sekitar. Selain trip ke Museum Maritim kegiatan hari ini ada lomba mewarnai, mendengarkan dongeng dan menonton video Pelabuhan.

Museum Maritim adalah museum yang didirikan oleh PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) secara khusus mengangkat maritim sebagai tema utamanya. Di dalam museum maritim, dipamerkan berbagai macam benda-benda bersejarah berbau maritim, seperti kapal, lukisan, senjata angkatan laut, maupun benda-benda lain yang berhubungan dengan dunia maritim. Gedung ini dilengkapi dengan beberapa ruangan. Di bagian depan pengunjung akan langsung dapat melihat tangga lebar dengan hiasan relief yang menggambarkan kegiatan di pelabuhan tempo dulu yang dilengkapi dengan warna-warni animasi visual yang apik.

Kemudian di sisi kiri gedung pengunjung akan melihat toko suvenir yang menyediakan berbagai bentuk barang terkait pelabuhan dan maritim. Di sisi kanan setelah pintu masuk merupakan ruang pameran. Di ruangan itu dipajang foto-foto pelabuhan dan kelautan dari tahun 1850 hingga 2018. Kemudian ditampilkan juga video dokumenter tentang kelautan dan dermaga. Ruangan yang berbentuk menyerupai labirin tersebut juga menampilkan miniatur kapal mulai dari yang tradisional hingga yang modern. Kemudian miniatur crane tempo dulu, berbagai bentuk alat navigasi, peta jalur perdaganagan nusantara, perangkat keamanan laut, hingga peralatan pelabuhan pun dipajang agar pengunjung memiliki gambaran yang jelas mengenai kegiatan di pelabuhan dari masa ke masa. Memasuki lantai dua gedung, akan tersaji rak buku dengan meja yang sengaja diletakkan di tepi jendela yang menghadap laut.

Kemudian ada juga dua buah ruangan besar. Satu ruangan digunakan untuk ruang pertemuan, dan ruangan lainnya nantinya akan digunakan untuk menampilkan peragaan audiovisual mengenai kondisi pelabuhan dari masa ke masa.