Seiring industri pelabuhan dan logistik memasuki era baru transformasi digital, keterhubungan antara sistem, data, dan para pelaku ekosistem menjadi kunci dalam menghadirkan layanan yang lebih efisien dan andal. Menjawab perkembangan tersebut, Pelindo Solusi Digital terus memperkuat perannya dalam mengakselerasi ekosistem maritim yang terintegrasi, aman, dan berbasis data melalui semangat “Leverage Business, Think Ecosystem.”
Pelindo Solusi Digital menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital pelabuhan melalui pengembangan teknologi, integrasi data, serta penguatan ekosistem logistik secara menyeluruh. Hal tersebut disampaikan oleh Natal Iman Ginting, Direktur Utama Pelindo Solusi Digital, saat menjadi narasumber dalam kegiatan “Strategy Beyond Hockey Stick: Aligning the Steps of an Ongoing PTP Journey” yang diselenggarakan oleh Pelindo Terminal Petikemas (PTP).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai perspektif dalam perjalanan bisnis Pelindo Terminal Petikemas, mulai dari arah dan inisiatif strategis, perkembangan industri peti kemas, hingga tren digitalisasi pelabuhan. Dalam kesempatan tersebut, Natal Iman Ginting membawakan sesi bertajuk “Trend Digital Pelabuhan” dengan tema besar “Leverage Business, Think Ecosystem.”
Dalam paparannya, Natal menjelaskan bahwa digitalisasi pelabuhan terus memasuki tahap yang semakin strategis. Pengembangan sistem, aplikasi, dan teknologi menjadi fondasi penting yang perlu terus diperkuat melalui integrasi proses, data, dan layanan. Dengan pendekatan ekosistem, pelabuhan dapat semakin terhubung dengan berbagai pihak dalam rantai logistik, mulai dari terminal, depo, warehouse, trucking, shipping, hingga hinterland.
Menurutnya, nilai utama dari transformasi digital tidak hanya terletak pada hadirnya sistem baru, tetapi pada kemampuan teknologi untuk menciptakan proses bisnis yang lebih terintegrasi, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi pengguna jasa. “Transformasi digital kini menjadi kebutuhan strategis bagi industri pelabuhan. Tantangannya bukan hanya menghadirkan sistem digital, tetapi memastikan teknologi, data, dan pelaku ekosistem dapat terhubung untuk menciptakan nilai yang lebih besar bagi pengguna jasa,” ujar Natal Iman Ginting, Direktur Utama Pelindo Solusi Digital.
Natal menekankan bahwa transformasi digital perlu dijalankan secara berkelanjutan melalui prinsip standardize, automate, integrate, dan scalable. Proses yang telah terstandardisasi dan terotomatisasi perlu terus diperkuat melalui integrasi, kemudian diperluas skalanya agar mampu mendukung ekosistem logistik yang lebih luas.
Dalam konteks tersebut, Pelindo Solusi Digital memiliki peran penting sebagai bagian dari transformasi digital Pelindo Group. Perusahaan berperan sebagai penggerak platform, produk, dan keandalan sistem digital untuk mendukung pengembangan ekosistem maritim Indonesia yang semakin terintegrasi dan berbasis data.
Peran tersebut diwujudkan melalui pengembangan portofolio solusi digital yang mencakup Terminal & Marine Operating Solutions, Maritime Platform Services, serta Digital Infrastructure Services. Ketiga portofolio ini menjadi bagian dari upaya Pelindo Solusi Digital dalam mendukung layanan pelabuhan yang lebih terhubung, aman, andal, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.
Pada layanan terminal petikemas, Pelindo Solusi Digital mendukung digitalisasi operasional melalui pengembangan dan pengelolaan sistem utama seperti Terminal Operating Solutions (TOS) untuk terminal petikemas, TOS PK, Gatepass System, serta solusi pendukung lainnya. Sistem tersebut berperan dalam mendukung pengelolaan aktivitas terminal, proses layanan petikemas, integrasi data operasional, serta peningkatan efisiensi proses bisnis di terminal.
Pengaplikasian solusi digital di terminal petikemas diarahkan untuk memperkuat operasional terminal agar semakin terstandardisasi, terotomasi, dan terintegrasi. Dengan sistem yang lebih terhubung, proses bisnis terminal dapat berjalan lebih andal sekaligus menjadi fondasi penting untuk mendukung kebutuhan layanan pelanggan secara end-to-end.
Selain sistem operasional terminal, Natal juga menyoroti pentingnya data platform sebagai fondasi dalam transformasi digital pelabuhan. Penguatan tata kelola dan integrasi data menjadi salah satu fokus penting agar data operasional dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk analitik, pengambilan keputusan, dan pengembangan teknologi lanjutan seperti Artificial Intelligence (AI).
Menurutnya, pemanfaatan AI akan semakin optimal apabila didukung oleh kualitas data, kesiapan sistem, dan proses bisnis yang terintegrasi. Karena itu, transformasi digital perlu berjalan selaras dengan tata kelola data, interoperabilitas sistem, serta budaya kerja yang semakin berbasis data.
Dalam forum tersebut, Natal juga menyampaikan bahwa throughput tetap menjadi indikator penting dalam melihat skala dan kapasitas layanan pelabuhan. Namun, pengukuran kinerja pelabuhan modern juga perlu dilengkapi dengan indikator efisiensi dan reliabilitas, sehingga kualitas layanan dapat dilihat secara lebih menyeluruh.
Sejumlah indikator seperti total vessel time in port, dwell time, truck turnaround time, waktu transaksi di gate, kesiapan depo, hingga efektivitas penggunaan sistem operasional menjadi aspek penting dalam mendukung layanan pelabuhan yang semakin responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa. Pendekatan ini menunjukkan bahwa kinerja pelabuhan tidak hanya dibangun dari aktivitas di dalam terminal, tetapi juga dari keterhubungannya dengan rantai logistik darat dan ekosistem pendukung lainnya.
Dengan memahami kebutuhan pengguna jasa secara end-to-end, Pelindo Solusi Digital mendorong transformasi digital yang mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih efisien, transparan, dan bernilai tambah. Cara pandang ekosistem menjadi penting agar setiap proses dalam rantai logistik dapat saling terhubung dan mendukung kelancaran layanan secara keseluruhan.
Sejalan dengan arah tersebut, Pelindo Solusi Digital terus mendorong pengembangan platform integrasi layanan maritim untuk mendukung konsep one platform, one data. Salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan dalam kerangka tersebut adalah ADHARA, sebagai bagian dari penguatan konektivitas layanan dan informasi dalam ekosistem maritim Pelindo.
Aspek keamanan digital juga menjadi bagian penting dalam transformasi pelabuhan modern. Seiring meningkatnya konektivitas sistem dan layanan, penguatan keamanan digital diperlukan untuk menjaga keandalan, keamanan, dan keberlangsungan layanan operasional pelabuhan.
Dengan pendekatan Leverage Business, Think Ecosystem, Pelindo Solusi Digital berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pelabuhan masa depan yang semakin terintegrasi, reliabel, aman, dan mampu memberikan nilai tambah bagi industri logistik nasional.
Melalui penguatan digitalisasi operasional terminal, integrasi data, pengembangan platform, serta keandalan infrastruktur digital, Pelindo Solusi Digital terus memperkuat perannya sebagai bagian dari transformasi digital Pelindo Group. Keikutsertaan dalam forum “Strategy Beyond Hockey Stick” menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan menyelaraskan arah transformasi digital dengan kebutuhan bisnis serta perkembangan industri pelabuhan, guna mendukung terwujudnya ekosistem logistik Indonesia yang semakin terhubung, adaptif, efisien, dan berdaya saing.
Berita Lainnya
Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Balita dan Lansia di Ring 1 Pelabuhan Tanjung Priok
Jakarta, Indonesia – PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS), yang juga dikenal sebagai Pelindo Solusi Digital, terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan me...
Leaders Brew Volume 3: Memperkuat komunikasi kepemimpinan
Di tengah dinamika transformasi bisnis dan digital yang terus berkembang, komunikasi menjadi salah satu kunci penting dalam memastikan strategi perusahaan dapat dipahami dan dijalankan secara selaras....
Pelindo Solusi Digital Ajak Mahasiswa Mengintip Teknologi di Balik Operasional Pelabuhan Modern
Pelabuhan modern bukan sekadar tentang dermaga, kapal, dan crane, tetapi juga tentang bagaimana teknologi digital menghubungkan setiap proses bisnis agar operasional berjalan aman, efisien, terintegra...
