Pelindo Solusi Digital resmi memperkenalkan RCSA AI, inovasi pertama berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk memperkuat proses manajemen risiko di lingkungan Pelindo Group. Kehadiran teknologi ini menandai langkah strategis perusahaan dalam membawa transformasi digital ke tahap yang lebih maju, dengan menghadirkan proses penilaian risiko yang lebih cepat, presisi, dan adaptif terhadap dinamika industri kepelabuhanan.
PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) atau Pelindo Solusi Digital resmi meluncurkan RCSA AI (Risk & Control Self Assessment berbasis Artificial Intelligence), sebuah inovasi perdana dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di lingkungan Pelindo Group. Aplikasi ini mulai go live pada Senin, 17 November 2025, sekaligus menjadi produk pertama Pelindo Solusi Digital yang secara khusus mengusung teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan proses manajemen risiko di seluruh lini bisnis. Dengan hadirnya RCSA AI, Pelindo Group memasuki babak baru dalam transformasi digital, menghadirkan proses penilaian risiko yang lebih cepat, akurat, dan adaptif terhadap tantangan industri kepelabuhanan.
RCSA AI dikembangkan untuk menjawab tantangan proses penilaian risiko yang selama ini dilakukan analisis secara manual, Inovasi ini menjadi alat bantu analisis yang memberikan dukungan rekomendasi secara lebih cerdas dan terstruktur. Dengan mengintegrasikan teknologi Natural Language Processing (NLP) dan machine learning, RCSA AI mampu mengidentifikasi risiko secara otomatis, memberikan rekomendasi mitigasi yang lebih tepat sasaran, serta menghasilkan dokumen laporan dalam format yang seragam, cepat, dan akurat. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas konsistensi penilaian risiko, tetapi juga mempercepat proses pengambilan keputusan di seluruh unit pelaksana.
Pemilihan RCSA sebagai tahapan awal implementasi AI bukan tanpa alasan. Dokumen ini memiliki peran strategis sebagai persyaratan wajib dalam penyusunan investasi dan berbagai aksi korporasi Pelindo Group, sehingga manfaat penerapan AI dapat dirasakan secara langsung oleh unit bisnis, terutama dalam meningkatkan kualitas analisis risiko. Inisiatif ini juga merupakan tonggak penting dalam pembangunan platform AI yang lebih terstruktur di Pelindo, dan akan diperkuat dengan pemanfaatan teknologi Google AI Platform seperti Vertex dan Gemini.
“RCSA AI menjadi bukti komitmen Pelindo dalam membangun proses manajemen risiko yang lebih kuat, akurat, dan terstandarisasi melalui aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Ini merupakan momentum penting untuk memperluas penerapan AI dalam mendukung produktivitas dan pengambilan keputusan di seluruh unit kerja,” ujar Dimas Giri Prabowo, Sekretaris Perusahaan Pelindo Solusi Digital.
Dengan diluncurkannya RCSA AI, Pelindo berharap inovasi ini dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam penerapan artificial intelligence secara lebih luas.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya mempercepat transformasi digital di lingkungan Pelindo Group, tetapi juga memperkuat tata kelola risiko perusahaan di masa mendatang melalui proses yang lebih efisien, presisi, dan berbasis data.
Berita Lainnya
Pelindo Solusi Digital Perkuat Talenta Digital sebagai Penggerak Transformasi Pelabuhan Modern di Indonesia
Di tengah percepatan transformasi digital di industri maritim dan logistik global, Pelindo Solusi Digital terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem pelabuhan modern yang terintegrasi dan ber...
Pelindo Solusi Digital Pastikan Layanan Digital Pelabuhan Beroperasi 24/7 Selama Libur Nataru 2025
Dalam rangka memastikan kelancaran arus logistik nasional pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pelindo Solusi Digital memperkuat kesiapan layanan digital kepelabuhanan secara menyelur...
Pelindo Solusi Digital Tegaskan Komitmen Anti-Korupsi dengan Mengusung “Dudung Beretika” sebagai Program Edukasi Integritas
Pelindo Solusi Digital menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat integritas perusahaan dengan memperkenalkan “Dudung Beretika,” sebuah kampanye edukasi internal yang dirancang untuk mendorong pe...
