Mudik Gratis 2019

(29/05/2019) Mudik selalu identik dengan Lebaran. Para perantau kembali ke kampung halaman, melepas rindu dan berkumpul dengan keluarga besar. Istilah mudik sendiri baru tren pada tahun 1970-an. Mudik merupakan sebuah tradisi yang dilakukan oleh perantau di berbagai daerah untuk kembali ke kampung halamannya.

Mudik menurut orang Jawa itu berasal dari kata “Mulih Disik” yang artinya pulang dulu. Berbeda dengan masyarakat Betawi yang mengartikan mudik sebagai “Kembali ke udik”. Udik sendiri memiliki arti kampung, desa atau daerah lawan dari kota. Saat perantau hendak pulang ke kampung halaman, orang Betawi menyebut "mereka akan kembali ke udik".

Pilihan cara untuk kembali ke kampung halaman juga semakin beragam. Ada yang naik kendaraan umum, mulai dari darat, laut, maupun udara. Ada pula yang memilih menggunakan kendaraan pribadi.

Sebagai bentuk Corporate Social Responsibility PT ILCS menyumbang 2 bus tujuan Purwokerto untuk program Mudik Bareng 2019 IPC Group.

Dalam rangka menekan persentase kecelakaan lalu lintas dikarenakan pemudik menggunakan sepeda motor, maka IPC dan Kementrian BUMN menyelenggarakan mudik gratis dengan memberangkatkan 22.000 peserta mudik tujuan 16 kota di Jawa dan Sumatera.