Terminal Operating System (TOS) adalah sistem aplikasi yang digunakan dalam pengoperasian terminal petikemas yang secara umum mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Mengelola arus peti kemas di terminal dengan rencana penempatan yang tepat sehingga diperoleh efisiensi proses bongkar-muat
  2. Membuat jadwal rencana loading/unloading dan yard transfer dengan mengacu kepada informasi yang dikirimkan oleh shipping companies yang memuat posisi kontainer pada kapal yang akan berlabuh
  3. Mengolah informasi pengiriman kontainer menuju terminal yang dikirimkan oleh transportation companies
  4. Memberikan informasi kepada shipping companies dan trucking companies mengenai lokasi penempatan kontainer

Fitur

  1. Plan and Control
  • Vessel Definition
    Digunakan untuk menghitung stabilitas dari vessel berdasarkan spesifikasi dari vessel (Length, Width and Depth). Data-data ini digunakan untuk menentukan bay/side view plan di vessel.
  • Berth Plan
    Digunakan untuk mengatur jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal, dan alokasi dermaga beserta occupancy rate-nya. Berth Plan juga dilengkapi dengan manpower plan dari petugas yang akan bertanggung jawab dalam pelaksanaan penambatan kapal dan peralatan lainnya.
  • Ship Plan and Control
    Digunakan untuk melakukan perencanaan efektif terhadap kegiatan discharging/loading dari vessel, penggunaan crane.
  • Yard Plan and Control
    Digunakan untuk mengatur yard operation secara dinamis berdasarkan forecast dan pattern analysis yang disediakan oleh sistem. Yard Plan and Controlmemungkinkan untuk melakukan auto control perangkat dan menyediakan optimal yard operation logistic untuk memaksimalkan produktifitas terminal.
  1. Operation and Control
  • Operation Control
    Sistem dapat memberikan spesifik pekerjaan untuk peralatan tertentu
  • Job Optimization
    Sistem dapat melakukan automasi perencanaan dan operasi kegiatan di Terminal
  • Equipment Monitoring
    Sistem dapat melakukan monitoring secara real-time terhadap posisi/status untuk suatu alat dan status pekerjaan alat tersebut
  • Terminal Monitoring
    Sistem dapat melakukan monitoring status terminal termasuk status berth, crane, yard, alat bongkar/muat dan gate
  • Exception Handling
    User dapat melakukan koreksi apabila sistem terdapat data yang tidak sesuai, menentukan kondisi kontainer untuk penumpukan dan menentukan container direction menggunakan Door Direction of OCR.
  1. Cargo Handling and Control
  • Container SearchSistem dapat menampilkan list seluruh detil informasi kontainer
  • Reefer Cargo HandingSistem dapat melakukan pengendalian penanganan reefer container
  • DG Cargo HandlingSistem dapat melakukan pengendalian penanganan reefer container
  1. TOS Assistant Device Execution
  • PDA – TallyUser dapat mengeksekusi kegiatan bongkar-muat kapal, penyelesaian pekerjaan, pergantian operator crane/truck, dan pengecekan status fisik kontainer.
  • PDA – ReeferSistem dapat melakukan perencanaan dan monitoring kegiatan penanganan reefer container
  • VMT – Top Pick & Reach StackerSistem dapat melakukan perencanaan dan monitoring peralatan bongkar/muat.
  • VMT – Yard Truck (Internal Truck)Sistem dapat melakukan perencanaan dan monitoring serta memberikan informasi kegiatan trucking di Yard.


Benefit

  1. Perencanaan yang mudah dan cepat
  2. Interface dengan pihak ketiga yang sudah terbukti :
    – pengalaman interface yang terbukti dengan setiap peralatan terminal seperti ARMG (Auto  RMG), ASC, RMG, E-RTG, RTG, Yard Tractor, Shuttle Carrier, Straddle Carrier
  3. Optimalisasi operasi dan monitoring :
    • Perencanaan dan kontrol kerja yang baik
    • Workload-balance untuk penjadwalan dan manajemen kerja
  4. Kustomisasi yang mudah.
ILLUSTRATION
shutterstock_59450272