Pelabuhan modern bukan sekadar tentang dermaga, kapal, dan crane, tetapi juga tentang bagaimana teknologi digital menghubungkan setiap proses bisnis agar operasional berjalan aman, efisien, terintegrasi, dan tepat waktu. Melalui Campus Field Trip Champion Innovation Challenge (I-CON) 3.0, Pelindo Solusi Digital mengajak mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk melihat lebih dekat bagaimana teknologi, data, dan integrasi menjadi fondasi dalam mendukung operasional pelabuhan sekaligus mendorong transformasi menuju Smart Port yang lebih modern dan berdaya saing.

Pelabuhan modern tidak hanya dibangun oleh dermaga, crane, dan kapal. Di balik setiap aktivitas yang berlangsung, terdapat rangkaian proses bisnis yang saling terhubung dan didukung oleh teknologi digital agar layanan kepelabuhanan dapat berjalan secara aman, efisien, terintegrasi, dan tepat waktu. Melalui Campus Field Trip Champion Innovation Challenge (I-CON) 3.0, Pelindo Solusi Digital mengajak mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memahami bagaimana teknologi menjadi fondasi utama operasional pelabuhan modern.

Melalui sesi Technology Behind Port, mahasiswa diajak mempelajari mengapa transformasi digital menjadi kebutuhan bagi industri kepelabuhanan. Sebagai simpul utama logistik nasional, pelabuhan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dengan proses operasional yang kompleks, sehingga membutuhkan koordinasi, pertukaran data, dan pengambilan keputusan secara cepat dan akurat. Teknologi digital menjadi enabler yang memungkinkan seluruh proses tersebut berjalan secara lebih efektif dan terintegrasi.

Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan menelusuri Digital Journey of Port Operations, yaitu perjalanan sebuah kapal sejak memasuki wilayah pelabuhan hingga menyelesaikan seluruh aktivitasnya.

Mahasiswa diperkenalkan pada bagaimana setiap tahapan proses bisnis didukung oleh solusi digital yang berbeda sesuai fungsinya. Dimulai dari pengelolaan layanan kepanduan dan kapal tunda saat kapal tiba, dilanjutkan dengan perencanaan dan pengelolaan aktivitas bongkar muat di terminal, pengaturan aktivitas lapangan penumpukan dan lalu lintas kendaraan di area terminal, pengelolaan aktivitas pergudangan, hingga pemantauan operasional secara terpusat.

Selain memahami alur proses bisnis, peserta juga memperoleh gambaran mengenai bagaimana Pelindo Solusi Digital mengembangkan solusi digital yang tidak hanya mengotomasi proses operasional, tetapi juga mengintegrasikan berbagai layanan kepelabuhanan, menghasilkan data dan informasi yang akurat, serta mendukung transformasi menuju Smart Port yang lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa teknologi di pelabuhan bukan berdiri sendiri sebagai aplikasi, melainkan menjadi bagian dari sebuah ekosistem digital yang menghubungkan seluruh proses bisnis secara end-to-end.

Direktur Pengembangan Usaha, Infrastruktur dan Layanan Pelindo Solusi Digital, Agus Dharmawan, mengatakan bahwa pemahaman terhadap proses bisnis menjadi fondasi penting sebelum seseorang mampu membangun inovasi teknologi yang memberikan nilai tambah bagi industri.

"Kami ingin mahasiswa memahami bahwa teknologi bukanlah tujuan akhir, melainkan enabler yang mendukung proses bisnis agar berjalan lebih efektif, efisien, dan terintegrasi. Melalui pemahaman terhadap alur operasional pelabuhan secara end-to-end, kami berharap mereka memperoleh perspektif baru mengenai bagaimana teknologi, data, dan kolaborasi menjadi faktor utama dalam transformasi industri maritim." Ujarnya.

Kunjungan ke Planning & Control Room (PnC) melengkapi pengalaman belajar mahasiswa dengan memperlihatkan bagaimana aktivitas operasional pelabuhan dimonitor secara real-time sebagai dasar koordinasi dan pengambilan keputusan.

Selain memahami kondisi saat ini, mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai arah perkembangan teknologi yang akan membentuk masa depan industri kepelabuhanan, seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Data Analytics, Automation, serta Digital Platform & Ecosystem. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang inovasi sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta yang mampu berkontribusi dalam transformasi digital sektor maritim Indonesia.

Melalui Campus Field Trip Champion I-CON 3.0, Pelindo Solusi Digital berharap pengalaman belajar berbasis industri ini dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai hubungan antara proses bisnis dan teknologi, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk menjadi bagian dari transformasi digital ekosistem maritim Indonesia.


Back to list

Berita Lainnya

22 Agu 2026

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Balita dan Lansia di Ring 1 Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta, Indonesia – PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS), yang juga dikenal sebagai Pelindo Solusi Digital, terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan me...

10 Agu 2026

Pelindo Solusi Digital Perkuat Transformasi Digital Pelabuhan Berbasis Integrasi Ekosistem

Seiring industri pelabuhan dan logistik memasuki era baru transformasi digital, keterhubungan antara sistem, data, dan para pelaku ekosistem menjadi kunci dalam menghadirkan layanan yang lebih efisien...

28 Jul 2026

Leaders Brew Volume 3: Memperkuat komunikasi kepemimpinan

Di tengah dinamika transformasi bisnis dan digital yang terus berkembang, komunikasi menjadi salah satu kunci penting dalam memastikan strategi perusahaan dapat dipahami dan dijalankan secara selaras....

WhatsApp